About This Blog

Selasa, 06 Desember 2011

Struktur Pengalamatan IPv4 dan IPv6

Seperti kita ketahui bahwa Microsoft Windows Vista sudah mendukung kemampuan IPv6 dan terbukti dengan menggunakan protokol tersebut koneksi jaringan akan lebih baik, serta kemampuan Play and Play sudah teruji bisa mengkonfigurasi jaringan secara otomatis. Sejak TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) diperkenalkan dan dijadikan suatu setandar oleh komunitas Internet diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Protocol ini memang perkembangannya tidak secepat perkembangan software ataupun sistem operasi.
Dengan diimplementasikannya protokol ini komputer bisa saling berkomunikasi antara satu dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan dengan mudah, cepat dan akurat. Tentu saja agar protokol ini berfungsi dan bisa digunakan oleh komputer dalam suatu jaringan harus memiliki alamat atau address yang unik bernama IP address. IP Address itu sendiri memiliki format xxx.xxx.xxx.xxx, umpamanya alamat yang paling udah dan umum digunakan adalah 192.168.10.1.
Pada IPv6 ini struktur pengalamatannya juga berbeda dengan versi sebelumnya, dimana pada IPv4 misalnya masih menggunakan angka-angka atau alamat yang secara umum masih bisa dibaca , misalnya 192.168.51.x. Tetapi pada IPv6 struktur pengalamatannya sudah lain, yaitu menggunakan alamat yang ada di NIC atau WLAN.
Sebenarnya IPv6 ini sudah diperkenalkan beberapa tahun lalu, namun implementasi di keluarga Windows baru penuh diterapkan pada Microsoft Windows Vista. Pada Microsoft Windows Server  2003 IPv6 sudah diimplementasikan. Selain IPv6, sistem operasi server generasi terbaru ini sudah mendukung penuh DHCPv6  (Dynamic Host Configuration Protocol veri 6).
Dukungan penuh terhadap IPv6 dan DHCPv6 menjadikan Windows Server 2008 sebagai sistem operasi tercanggih, namun demikian, walaupun sudah mendukung IPv6 dan DHCPv6, Windows tetap mengakomodasi IPv4 dan DHCP versi sebelumnya. Karena masih banyak sistem operasi baik berbasis jaringan maupun standelone masih memanfaatkan protocol generasi sebelumnya.

sumber: wss-id.org

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More